Setelah semalam Sabiru meminta ijin pada ibu Aira untuk menikahi putrinya, pagi ini giliran Aira yang dibawa Sabiru untuk berkunjung ke rumahnya. Sabiru juga sudah menelpon papanya kemarin supaya meluangkan waktu pagi ini untuk membicarakan sesuatu. Di ruang tamu orang tua Sabiru sudah berkumpul. Menunggu kedatangan Aira dan Sabiru. Tak lama Sabiru dan Aira pun datang. Begitu masuk rumah Sabiru kena semprotan amarah mamanya "Kamu kemana saja Sabiru, semua orang panik cari kalian berdua". Kata mama dengan kedua tangan di pinggang. Sabiru memeluk mama seraya menenagkan "Maaf ma,.. sini duduk dulu Biru mau bicara sesuatu". "Memangnya membicarakan soal apa Biru?, Papa sampai kamu suruh tukar jadwal praktek". Sahut papa, karena tak biasanya Sabiru begini. Jika ada masalah yang penting, Sab

