39

1108 Kata

Malam hari sebelum Aira pergi dari rumah untuk pindah ke apartemen, ibu membantu menyiapkan barang-barang Aira untuk dibawa ke tempat barunya. Ibu membelai satu persatu baju Aira sebelum di masukkan ke dalam koper. "Jangan sedih Bu, Aira masih di Surabaya kok. Lagi pula ibu bisa datang ke apartemen kapan saja". Kata Aira yang memergoki ibunya berraut wajah sendu. "Ibu gak nyangka kamu sudah besar Ai, sudah menikah". Aira mengentikan pekerjaannya lalu memeluk ibunya dari belakang. "Aira masih anak ibu". Gumamnya. "Baik-baik jadi istri ya". Seraya mengelus kepala Aira yang ada di pundak ibu. "Aira akan berusaha jadi istri yang paling baik sedunia". Setelah sarapan pagi, Sabiru dan Aira pamit untuk pergi menuju tempat tinggal mereka yang baru, yaitu apartemen dengan dua kamar yang temp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN