Masa Sekarang “Jae Kyung.. Biarkan saja dia dulu. Kau tahu, Mina, kan? Jika sudah tenang, baru nanti ajak bicara.” Jae Kyung mengangguk. Menuruti perintah ibu. “Benar kata ibu, diamkan saja. Atau kalau tidak belikan dia makanan. Nanti juga dia senyum-senyum sendiri seperti orang gila,” kata Dong Hoo. Ibu menyenggol Dong Hoo. “Dia adikmu.” Dong Hoo meringis. ** Sore menjelang. Langit sudah tidak terlalu cerah. Suasana agak sendu. Mina yang sejak pagi belum sarapan—kini perutnya terasa kosong. Bahkan bergemuruh. Ia membuka pintu. Melongokkan kepalanya. Melihat sekitar. Dirasa tidak ada Jae Kyung— ia keluar. Belok ke kiri. Pergi ke dapur, yang tak jauh dari kamarnya. Membuka tudung saji. Tidak ada makanan yang tersaji. Membuka lemari es, tidak ada apa pun untuk dimasak. Membuka laci at

