bc

Beautiful Boss

book_age16+
1.9K
IKUTI
12.7K
BACA
family
love after marriage
arranged marriage
goodgirl
CEO
drama
comedy
bxg
brilliant
office/work place
like
intro-logo
Uraian

Cerita tentang bos dan karyawannya, biasanya bosnya seorang pria yang tampan, player dan lain-lain yang jatuh cinta dengan sang sekertaris atau karyawannya namun kali ini cerita nya tentang Bos cantik namun dingin dan karyawan tengil nya. dan bagaimana perasaan mereka jika mengetahui mereka berdua ternyata akan di jodohkan? Mungkin hidup mereka akan sangat berwarna.

cerita nya ringan tidak bikin naik darah namun sedikit menggelitik perut, tidak punya komplik berat yang dimana kebanyakan sampai harus Koma berbulan-bulan atau salah satu pasangannya kabur karena masa lalunya hadir lagi.

yang penasaran silahkan langsung di baca saja ceritanya, Oke.

chap-preview
Pratinjau gratis
Beautiful Boss 1
” Aku seperti berada di kutub utara saat berada di dekatmu namun secara bersamaan aku merasakan kehangatan juga seakan aku berada di dekat api unggun.“ Tak tok, Tak tok, Tak tok. Bunyi pantulan suara heels seseorang yang sedang berjalan di atas lantai marmer saat ini di dalam sebuah gedung berlantai 15. Di saat kakinya melangkah memasuki pintu masuk gedung ini, semua karyawan yang berada di lantai satu tunduk tanda penghormatan untuknya , dan dia pun hanya menganggukkan kepalanya sejenak  tanda balasan untuk para karyawannya  sambil terus berjalan dengan ekspresi datar tanpa ada senyum yang menghiasi wajahnya meskipun begitu sang bos tetap terlihat cantik bahkan sangat cantik dengan outfit celana kain hitam panjang, kemeja putih dan blazer hitam dan rambut coklatnya yang sepunggung ia biarkan  tergerai dan ia pun menuju lift dan naik ke lantai 14 ruangannya. Para karyawan sudah sangat hapal watak sang bos besar itu, dingin,cuek,tegas dan tak terbantahkan walaupun dia seorang wanita dan masih tergolong muda namun semua takut padanya selain karena kekuasaannya yang seantero dunia juga tau siapa dia tapi juga dengan kecerdasannya apalagi dalam hal bicara membuat bungkam lawan bicaranya sehingga ia selalu memenangkan tender dari para lawan bisnisnya sehingga bisnisnya melaju pesat, siapa lagi kalau bukan Clarynta Difia Dilmurat sang CEO muda yang cantik nan cerdas dari bidang property. Anak dari Pasangan Afdal Dilmurat dan Linzie Dilmurat, sang pendiri perusahaan yang kini Difia ambil alih karena sang papa memilih pensiun dini dan lebih memilih menemani sang istri tercinta di usia menuju kepala enam ini. "CEO's Room." Begitulah yang tertera di pintu masuk berwarna putih gading berdinding kaca dengan ornamen mewah , Kaki jenjang sang bos membuka pintu ruangannya dan memasuki nya di susul seorang wanita di belakangnya. " Schedule untuk saya hari ini apa?"  Di saat sudah mendaratkan b****g nya di kursi kebesarannya sambil menatap seseorang yang tengah berdiri tegap di hadapannya sambil membawa macbook. " Baik bu, hari ini ibu ada meeting pukul 13.30 dengan pak Broto direktur Broto's group di restoran X dan di lanjut pukul 19.00 dengan pihak Winata hotel bu di restoran Y. Untuk saat ini persiapan mewawancarai karyawan baru bu." Vira sang sekertaris pun menjelaskan jadwal sang bos hari ini. " Terus calon karyawannya mana? Ini sudah jam 8 lebih , kamu tau kan saya tidak suka orang yang tidak ontime." "Iya bu saya mengerti, sekarang calon karyawannya lagi di ruang HRD bu. Lagi di training sebentar katanya sama bu Tari," ucap Vira sopan. Sang bos pun cuman manggut-manggut mendengar penjelasan dari Vira, Setelah merasa tidak ada lagi yang bos nya butuhkan Vira pun pamit ke luar untuk ke ruangannya sambil menunggu karyawan baru datang . Tak sampai 10 menit pintu sang bos pun terketuk, setelah memberi aba-aba pintu pun terbuka dan muncul lah Vira dari balik pintu di ikuti seseorang yang berperawakan tinggi, rapi dan tentunya tampan. Itulah sekilas tentang calon karyawan yang saat ini berjalan menuju sang bos. "Maaf bu, ini sudah ada pak Daniel calon karyawan baru." Sang bos pun menatap Daniel dari atas hingga ke bawah dengan tatapan tajam membuat yang di tatap sedikit risih karena ternyata calon bos nya adalah seorang wanita cantik, di luar dari ekspektasinya. Pikiran Daniel bosnya nanti adalah bapak-bapak tua berbadan gemuk, berkumis hitam,kepala botak dan bersikap menyebalkan namun itu salah besar tapi bosnya kali ini tampak berbeda ia punya tatapan yang tajam. tatapan nya itu membuat bulu kuduknya merinding karena begitu tajam tatapannya  di tambah sikap diamnya menambah hawa mencekam di dalam ruangan ini. “ Ada yang dingin tapi bukan es,” Batin Daniel. “ DIFIA DILMURAT .“ itulah sekilas yang Daniel baca dari atas meja sang bos barunya ketika ia mulai risih di tatap tadi, jadinya Daniel berusaha membuat rileks tubuhnya dengan tidak terlalu fokus pada sang bos apalagi wajah sang bos yang sangat cantik yang semakin membuat gagal fokus untuk Daniel. "Kamu boleh keluar sekarang Vira, dan anda silahkan duduk." Itulah kalimat yang keluar dari bibir mungil sang bos. "Baiklah silahkan perkenalkan diri anda," Ucap sang bos singkat di saat Daniel sudah berhasil mendudukan b****g nya di kursi tepat di hadapan sang bos. " Perkenalkan bu nama saya Raditya Daniel, bisa di panggil Daniel bu, saya lulusan Oxford S2 Fakultas Ekonomi dan Manejemen." Setelah Daniel memperkenalkan diri sang bos pun mulai mengeluarkan beberapa pertanyaan untuk Daniel dan hebatnya Daniel bisa menjawab semuanya dan itu membuat sang bos mengkerutkan dahinya tanda heran dengan calon karyawannya ini karena dia dengan mudah dan bebas begitu saja menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ia ajukan dan merasa sudah cukup sang bos pun menghentikan wawancaranya. " Baiklah pak Daniel, selamat anda berhak bergabung bersama kami. Welcome to Dilmurat Company." Sang bos pun mengulurkan tangan nya untuk shake hand tanda penerimaan karyawan baru di perusahaannya, dan setelah itu sang bos pun memanggil Vira untuk mengantar Daniel ke divisi nya yaitu Divisi Marketing yang di Manageri oleh bu Utami . Daniel pun mengekori Vira dan sebelum benar-benar keluar dari ruangan Difia, Daniel sempat balik badan dan tatapan mereka bertemu sesaat, karena kepalang tanggung Daniel pun memberanikan diri untuk tersenyum ke bosnya namun Difia hanya memasang wajah datar seperti tadi dan tak berubah sama sekali. “ Wajah dinginnya tak menghalangi aura kecantikannya, berbeda dari kebanyakan orang namun tetap enak di pandang,” batin Daniel ketika sudah benar-benar keluar dari ruangan sang bos cantik.      

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Takdir Cinta

read
504.2K
bc

I Love You Dad

read
297.5K
bc

Marriage Not Dating

read
564.5K
bc

FINDING THE ONE

read
35.7K
bc

Om Bule Suamiku

read
8.9M
bc

Nikah Kontrak dengan Cinta Pertama (Indonesia)

read
450.8K
bc

Dear Doctor, I LOVE YOU!

read
1.2M

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook