E M P A T P U L U H D U A

2362 Kata

Pak Rusli masih sibuk mencatat jumlah karung teh dan kopi yang pagi ini harus diangkut dan diantar ke konsumen. Sesekali beliau akan berteriak menegur pegawai yang malas-malasan mendorong troli berisi karung-karung teh dan kopi ke truk yang parkir di depan gudang. Setahun lalu, bapak tiba-tiba saja memutuskan untuk melakukan pemekaran kebun. Kebetulan sekali dua hektar lahan di sebelah kebun teh bapak dijual, karena pemiliknya sedang butuh uang. Melihat kesempatan itu, bapak langsung membelinya dan menjadikannya lahan kebun kopi. Keputusan bapak melakukan diversifikasi tanaman produksinya mendapat sambutan baik dari Pak Rusli dan para pegawai lainnya. Bahkan, hal tersebut juga berhasil membuka lapangan kerja baru bagi penduduk sekitar perkebunan. “Jangan galak-galak sama pegawai, Rus,”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN