T I GA P U L U H E N A M

2375 Kata

“Mahesa, gimana koas kamu?” “Lancar, Pa.” Papa meletakkan sendok makanan penutupnya, kemudian mencondongkan tubuhnya ke arah menantunya itu, sembari melirik ke sana ke mari, memastikan bahwa istri dan anaknya belum kembali dari toilet. “Kamu ada masalah sama Dira?” Es krim di dalam mulut Mahesa mendadak membuat giginya ngilu, karena mendengar pertanyaan papa. Apa terlalu kentara sikapnya dan Indira di depan kedua orang tuanya selama makan malam tadi? “Kok Papa nanya gitu?” Papa tersenyum, kemudian kembali menarik diri dan mengambil serbet untuk mengelap mulutnya. “Papa ini papanya Dira, Sa. Selebar apapun Dira tersenyum, Papa tahu kalau dia sedang pura-pura.” Papa membenahi duduknya, kemudian mengambil napas sebelum kembali berucap, “Mau lihat ikan, Sa?” “Ya?” Mengabaikan ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN