Bab 30. Kamu, Suami Menyebalkan

1802 Kata

*** "Tolong, kasih tau aku kalau kamu udah pulang. Biar aku bisa jemput kamu. Jangan terima tawaran dari laki-laki manapun. Karena cuma aku yang berhak ngantar jemput kamu." Mendengar tancauan Brayen, Aluna tertawa gemas. Lalu menganggukan kepalanya mantap, mengerti atas instruksi yang sudah diberikan suaminya itu. "Jangan mau diajak kenalan. Ingat, umur kamu lebih tua dari teman sekelas kamu sekarang. Gimanapun, dia tetap adik kelas kamu." "Jadi, maksud kamu, aku udah tua?" "Iya. Jadi nggak usah pasang muka sok cantik." "Bra, kamu makin ke sini kok makin ngeselin ya?" "Biarin. Biar kamu nggak seenaknya tebar-tebar pesona. Jadi, aku harus ngingetin kamu, buat jaga jarak." Aluna menggeram kesal, rasanya ingin menoyor wajah tampan suaminya itu. Laki-laki yang sering membuatnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN