*** "Pokoknya aku nggak mau tau, kamu harus mau ngisi perut kamu sama makanan ini. Kalau kamu nggak mau, aku bakal bawa kamu ke taman rumah sakit terus aku bakal nyium kamu di sana, biar semua orang bisa liatin kita berdua." "Aduh, Bra. Kamu dari ribut terus deh. Kan udah aku bilang, aku nggak mau makan makanan rumah sakit ini. Rasanya nggak enak, hambar semua." "Jadi, kamu maunya apa?" Brayen mengangkat kedua aliasnya. Lalu meletakkan kembali piring di atas nakas. Selanjutnya pria itu menatap dalam-dalam wajah istrinya yang masih terlihat sedikit pucat. "Aku mau bakso bakar..." Aluna merengek dengan manja, lalu memorotkan bibirnya ke depan. Semakin membuat Brayen merasa gemas. Ternyata istrinya sedang ngidam. Baiklah, Brayen akan memenuhinya. Mencari makanan yan diingink

