*** Tante Diana sudah bisa bernafas lega, sekarang Aluna sudah mendapatkan penanganan yang baik, dan mungkin sebentar lagi kondisinya akan membaik berkat pertolongan dari Ines, perempuan yang sudah mau memberika darahnya untuk Aluna. Tante Diana memeluk Ines yang masih duduk di kursi tunggu, sambil memegangi tangannya yang terasa perih setelah memberikan darahnya untuk Aluna. Sebelumnya, Ines sempat kaget tapi ia tahu perlakukan itu adalah salah satu bentuk terimakasih perempuan itu padanya. "Terimakasih. Berkat kamu, anak tante bisa selamat." "Tante harus bilang makasih sama Brayen. Karna dia yang jemput aku ke Sukabumi. Sampai Aluna bisa dapetin darah dari aku." Tante Diana mengangguk pasti, lalu tersenyum pada Brayen. Ia terlalu bahagia, sampai melupakan semua kemarahannya

