LFU 38

1556 Kata

"Kenapa kamu menghindar?" Laki-laki yang masih mengenakan kaos hitam panjang itu menggeleng lesu. Masih terbayang saat di mana Rere berjalan dengan laki-laki lain. Hatinya sakit melihat itu semua. Padahal ia tahu, ia tidak lagi berhak untuk merasakan semua ini. Dulu dia tidak layak, sekarang pun masih tidak layak untuk Rere. "Sampai kapan?" Laki-laki itu masih diam. Enggan mendongakkan wajah ke arah wanita yang selama empat tahun ini seperti tidak pernah lelah memberikannya semangat untuk hidup. Padahal, apa yang wanita itu alami pun tak kalah berat. "Sampai kapan kamu mau sembunyi? Lari dari masa lalu?" Laki-laki itu menghela napas kasar lalu menatap keluar jendela ruang tengah rumahnya. "Dia udah bahagia. Aku nggak mau mengusik kebahagiaannya." Wanita di hadapannya tersenyum. "Kamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN