LFU 39

1449 Kata

"Kamu nanti liat hasil akhir pembangunan villanya, ya?" Leon hanya mengangguk, ia masih sibuk dengan revisi novel terbarunya. Selain menjadi seorang penulis, dia memang sedang mengelola beberapa villa yang menjadi kerja samanya dengan Vera. Sejauh ini, usaha ini cukup menjanjikan. "Oh ya! Tadi aku juga udah pesen beberapa pajangan. Kayaknya bakalan dateng siang, deh. Kamu tolong tungguin juga, ya?" Kali ini Leon menoleh dengan tatapan penuh protes. "Hari ini aku diajak Mas Faris ketemu sama keluarganya," kata Vera dengan wajah serius. Kalau sudah seperti ini, Leon hanya bisa mendesah pasrah. Sudah saatnya Vera mengurusi kehidupannya sendiri. Wanita itu berhak bahagia, setelah melewati tahun-tahun yang berat. Semoga laki-laki bernama Faris itu adalah orang yang tepat bagi Vera. Harapan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN