Kaki yang mengenakan heels warna putih itu melangkah ringan ke dalam gedung yang sudah dihias dengan begitu meriah. Nuansa gold dan putih menjadi pemandangan yang begitu elegan. Bibir Rere tersenyum tipis, tangannya menyandang tas kecil berwarna peach, senada dengan minidress yang kini ia kenakan, di mana sebuah hadiah telah ia siapkan di sana. Ada sekilas bayang jika suatu saat nanti dia ada di posisi ini. Menjadi ratu sehari dalam pesta pernikahan yang nyaris takut ia bayangkan. Dan saat kemungkinan untuk menuju ke sana masih terasa abu-abu, gadis itu menggeleng kecil, menepis angannya yang mungkin terlalu jauh. Langkah kecilnya terhenti di sebuah ruangan, di mana sang pengantin baru saja selesai dirias. "Re ...." Vera mengulurkan tangannya sebagai isyarat untuk menyuruh Rere masuk. Wa

