47. Hujan dan Petir

1959 Kata

Mereka akhirnya merasa lebih segar. Setelah menemukan tempat istirahat dan tidur di sana dengan nyenyak. Tempat itu adalah sebuah rumah kecil. Sederhana, tapi masih bagus keadaannya. Dengan jendela kaca yang bisa dibuka dan di tutup di sisi kanan dan kirinya. Rumah itu bercat biru muda. Sedikit kusam karena termakan usia. Tapi, masih terlihat nyaman dan juga indah. Ada sebuah pohon besar di halaman rumahnya. Berada di sebelah kiri sisi rumah. ada pula rumah pohoh kecil di atasnya. Beberapa mainan seperti ayunan dan perosotan di halamannya. Membuktikan dengan jelas bahwa rumah itu adalah tempat istimewa bagi pemiliknya. Mungkin sebelum adanya wabah yang mengerikan itu. Anak-anak pemilik rumah akan berlarian di halaman rumah. saling berkejaran ke sana-sini. Memanjat pohoon unutk bisa tinggal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN