Mendengar bu Ririn memanggilnya dengan sebutan calon menantu, seketika Noah terdiam, pria itu hanya mengerutkan keningnya dengan wajah bingung. "Noah, ayo duduk dulu!" titah bu Rengganis yang membuat Noah langsung menoleh ke arah ibunya yang kini sudah duduk di atas sofa. Noah belum berbicara, tapi pria itu mundur dengan perlahan dan duduk di samping ibunya. "Keliatan fresh banget, No," ucap Varelly dengan bibir tersenyum, nada bicaranya terdengar bercanda, tapi tatapan wanita itu terlihat berbeda. "Mungkin karena udah tahu kamu mau datang, makanya Noah udah siap-siap," timpal bu Ririn yang membuat senyum pada wajah putrinya semakin merekah. "Oh iya, silahkan diminum kopinya Pak Pras, Jeng Ririn, Varelly, maaf ya cuma seadanya," ucap bu Rengganis dengan ramah. "Terima kasih ban

