Tidak Bisa jadi Mama untuk Shabila

1210 Kata

Friska menoleh ke samping sembari membuka pintu kamar tersebut. “Tunggu di sini saja kalau Pak Reiner tidak nyaman menunggu di lobi.” “Saya lebih nyaman menunggu di lobi daripada di kamar, Friska!” “Ya sudah, tunggu sebentar. Saya mau ganti baju dulu. Nggak enak kalau ketemu sama tamu mengenakan pakaian seperti ini.” “Saya tunggu di lobi saj—“ “Jangan, Pak. Memangnya tamunya tahu, sama Bapak? Nggak, kan? Saya yang tahu.” “Ya sudah, saya tunggu di sini saja. Saya tidak mau masuk. Kalau mau ganti baju, kenapa tidak dari rumah sakit saja, Friska? Kamu sengaja mau jebak saya?” Friska menyunggingkan senyumnya sembari memutar bola matanya. “Untuk apa, saya menjebak Bapak? Nggak ada. Jangan geer.” Reiner masih menahan kesabarannya. Dia memilih untuk berdiri di luar daripada harus ikut masu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN