Beberapa hari setelah ajakan Barameru, sikap Helmi benar-benar berubah. Dia tidak lagi banyak berbicara di depan Mentari, menjawab seperlunya ketika ditanya teman-temannya, pergi ke kantin sendirian, dan yang sangat mengejutkan adalah ketika Helmi bahkan tidak menyapa atau tersenyum melihat Bara. Helmi saat ini berbeda seratus delapan puluh derajat dengan Helmi yang dulu: Helmi yang selalu ceria dengan gaya ceriwisnya, cerewet dan cerita apa saja yang memenuhi kepalanya, atau sesekali mendumel kesal jika tidak direspons. "Si Helmi kok jadi pendiam gitu, ya? Kesambet makhluk halus model apaan tuh anak?" Taryo baru saja duduk di kursinya dan bertanya pada Bara yang juga menyadari hal yang sama. "Iya, Yo. Kenapa, ya, dia?" Bara mencoba berpikir, mengingat apa yang salah hingga Helmi bersika

