Kak Mark di tempat ini, bersama ayah dan para leluhur lainnya yang telah tiada. Aku mendekatinya, menelisik dari pangkal telinga sampai ujung ekornya. Dia adalah kak Mark, si pemilik mata elang. Tatapan yang tajam itu sungguh bisa ku kenali. Dia anggota Foxioz, termasuk garda terkuat di kawanan. Kejeliannya dalam memindai strategi perang, serta mata yang bisa mengenali musuh dan bahaya dengan cepat sepetinya kak Mark bisa diandalkan. Sosok ayah juga, dia memiliki 2 betina, salah satunya adalah kak Giya yang telah memiliki Nuz diantara mereka. Melihat mata Kak Mark aku jadi terpikirkan dengan bayi mungil yang seharian kemarin hanya menangis saja. "Starly?" panggil kak Mark. Membuatku tersadar dari lamunan. "Kak Mark," sahutku, dan dia mendekat, ayahku juga ikut mendekat ke arah kami. "Ka

