CTS~37

1420 Kata

Episode sebelumnya .... “Vega mau mobil-mobilan boleh, Ma?” “Boleh, dong! Nanti mama beliin.” Ify mengusak rambut Vega lembut. “Sekarang Mama berangkat dulu, ya? Kasihan papa kalau kelaparan nanti,” pamit Ify yang diangguki kedua anaknya sambil melambaikan tangan. Ify pun berangkat mengendarai mobil sendiri. Entah kenapa ia memiliki firasat yang tidak enak, tapi hal itu ditepisnya. Terkadang karena kelelahan, Ify sering berpikir berlebihan. **** Ify sampai di kantor tepat saat jam makan siang tiba. Sampai di depan pintu kantor Rio, Ify berhenti sejenak, melihat ke ruangan Deva yang memang hanya dibatasi dengan kaca. Tidak sang empu di sana, sepertinya sekretaris itu juga tengah menikmati makan siangnya. Tanpa mengetuk pintu, Ify langsung masuk ke dalam dan disuguhkan dengan Rio yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN