Episode sebelumnya .... “Bagaimana perkembangannya?” tanya seorang wanita cantik kepada seorang pria yang duduk di kursi kebesarannya. “Saat ini ia sedang dalam perjalanan. Bisa jadi ia akan sedikit terlambat dan itu kesempatan kita. Kau tahu sendiri Mr. Smyth bukan orang yang sabaran. Ia tak pernah mau menunggu.” “Aku mengandalkanmu,” ucap si wanita dengan senyum manisnya yang berbisa. “Tenang, Sayang! Apapun akan aku lakukan untukmu,” ucap sang pria sambil mengecup bibir merah merona milik wanitanya. Kecupan itu kemudian berlanjut menjadi lumatan-lumatan dan desahan yang menghiasi sebuah kamar hotel di tengah kota Paris. **** Langit sudah terang saat mereka mendarat di Bandara Charles de Gaulle. Perjalanan ke hotel memakan waktu satu jam. Sebelum pertemuan yang dijadwalkan pukul

