“Re-Rendra!” Mia berusaha sekuat tenaga menolak keberadaan Rendra yang kali ini sedang leluasa berada di atasnya. “Hmmm ...?” Pria itu menatap intens wanita yang kini menjadi istrinya secara resmi. “Kenapa? Apa kau kesulitan dengan sanggulmu?” Mia memutar bola matanya karena kesal pada Rendra. “Pergi dari tubuhku!” Rendra pun berdiri. “Baiklah, aku beri waktu untukmu berganti baju.” Pria itu tersenyum nakal pada Mia. “Hah? Apa maksudnya?” Mia menatap punggung Rendra yang masuk ke dalam kamar mandi kamar tersebut. ‘Setelah berganti baju aku akan bersantai di belakang rumah ini. Apa maksudnya dengan memberiku waktu.’ Mia menggerutu pada dirinya sendiri. Perlahan dirinya melepas sanggul yang membuat kepalanya terasa berat. Satu per satu hiasan di kepalanya ia lepas. Tak lupa ia juga me

