Bagian 84

1625 Kata

Ciuman Rendra yang terus menggerayangi leher Mia seakan masih terasa. Saat ia sedang mencuci gelas di depan bak pencuci piring dan Rendra memeluknya dari belakang. Terasa geli dan membuat Mia merasakan sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Apalagi ketika ciuman itu bergerak ke telinga, Mia seakan masih merasakan bagaimana lidah Rendra menjejak bagian belakang telinganya hingga terasa basah. Bukan hanya itu, bahkan saking dekatnya, Mia juga merasakan sebuah tonjolan yang mendorong di bagian belakang tubuhnya. Mia langsung menelan ludahnya sebanyak dua kali ketika otaknya mengingat momen yang terjadi kemarin setelah mereka makan malam. “Hayo! Ngelamunin apaan!” Seseorang mengejutkannya. Mia menatap orang tersebut dan langsung menimpali. “Wah, calon pengantin mampir ke toko. Tu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN