Terpesona si Gondrong Tampan Amanda memulai hidup barunya di kota Semarang. Ia masih diberi waktu beberapa hari oleh kantornya untuk mengurus perpindahan kuliahnya di salah satu Perguruan Tinggi Swasta yang bersedia menerimanya di semester tiga dengan jurusan yang sama. Ia bertekad akan tetap meneruskan kuliahnya demi menunjang kariernya untuk masa yang akan datang. Dengan jabatan barunya sebagai Kepala Administrasi dan Finance, Amanda mendapatkan fasilitas tempat tinggal dan kendaraan roda dua dari perusahaan. Motor yang dibelinya waktu di Surabaya sudah dijualnya seminggu sebelum berangkat ke Semarang. Sebuah paviliun disewakan oleh perusahaan tidak jauh dari kantor barunya. Hari-hari pertama tinggal di kota Semarang, cukup membuat Amanda merasa kesepian. Ia sangat rindu kepada sahaba

