Juanda PoV. Berdiri tegap di depan cermin kamar hotel yang sudah dua hari ini aku tempati, bersama ... sang kakek. "Hhaaaaahhhh," hembusku. Berharap rasa gugup ini akan segera menghilang. Setidaknya sedikit saja. Ahh, sial! Kupikir, aku takkan mengalami yang namanya resah dan gelisah, tapi nyatanya benar-benar menakutkan. Sudah satu minggu ini tidurku tak pernah nyenyak. Mengingat semua yang sudah kuatur dan kurencanakan takut mengecewakan pada akhirnya. Rasanya, lebih baik aku bergelut dan berbaku hantam dengan para penjahat, dari pada harus bertarung dengan hati sendiri. Entah ke mana rasa percaya diriku saat ini. Apalagi jika mengingat sebentar lagi waktunya aku ... aaahh, lagi-lagi jantungku berdegup kencang. Zahra As-Syifa, perempuan yang berhasil menjungkir balikkan hati, jiwa

