Sebuah kesepakatan.

1995 Kata

"Bagaimana para saksi, Sah?" "Saaaaah." "Alhamdulillahi Robbil 'Aalamiiin..." Acara akad nikah kedua mempelai berjalan dengan lancar. Meski sempat beberapa kali ada kendala. Yaitu kesalahan dalam kalimat yang diucapkan Arfan sebagai wali Zahra. Ayolah, jangan salahkan dia! Coba bayangkan jika itu dirimu! Setelah deg-degan karena Ijab Qobulnya sendiri. Lalu setelah itu menjadi wali nikah. Apalagi yang menjabat tangannya adalah seseorang yang tadi sempat membuatnya merasa terintimidasi. Setelah Ijab Qobul Arfan dan Rifa. Berlangsung dengan Juanda dan Zahra. Dipimpin do'a oleh pak Yai, sebagai pribumi. Semua larut dalam khidmatnya kekhusyuan bermunajat kepada sang Maha Menghendaki. Ihsan, terus saja menatap ketiga pria dewasa di antara banyaknya manusia di sana secara bergantian. Ayah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN