Zahra PoV. Kulirik orang yang berada di sampingku. Makhluk Tuhan yang awalnya selalu aku keluhkan, dan kadang aku serapahi. Namun, seolah senjata makan tuan, aku malah balik mencintainya. Bahkan sangat. Karena rasa yang aku punya terhadapnya melebihi rasaku pada cinta pertamaku. Seseorang yang sangat menyebalkan, tapi lebih banyak ngangeninnya. Seseorang yang beberapa jam yang lalu mengucap ijab qabul atas diriku. Seseorang yang memberiku sebuah kejutan yang nyaris menghilangkan detak dalam jantungku. Dia adalah suamiku. Si Dosen otoriterku. Saat ini kami sedang dalam perjalanan menuju hotel di mana dirinya tinggal selama di kota Malang. "Xixixi." Aku menoleh ke depan, di mana ada dua orang yang ikut bersamaku dan emh ... suamiku. Satu sebagai supir, satu lagi hanya duduk di samping s

