sss on "Gak mau, Fatah ingin ikut Papa." Ihsan ngotot ingin ikut Fakhri. Sebenarnya Fakhri tidak keberatan kalau putranya ikut seperti yang sudah-sudah. Cuma, sekarang pekerjaannya sangat urgent sehingga takut putranya akan terabaikan di sana. Jadi lebih baik di sini saja. Pikir Fakhri. "Gus, dengarkan Papa! Kali ini saja, ok! Om Ridwan gak ikut sekarang, Papa takut kamu akan bosan. Pekerjaan Papa sangat banyak di sana, Papa tidak akan bisa menemanimu. Papa rasa lebih baik di sini sama nenek juga tante Rifa," bujuk Fakhri sudah mulai frustasi. Pasalnya ia sudah ditunggu, tapi putranya gak mau melepaskannya. Ihsan tidak menjawab lagi, dia cemberut sampai mau menangis. "Gus, kamu maukan menuruti perintah Papa?" tanya Fakhri lebih tegas. Pertanyaannya lebih mengarah pada pernyataan se

