Mata Aleah meredup begitu keluar dari ruangan dokter. Bagaimana bisa ia tadi dengan renyahnya menyanggupi berapapun biaya operasi Rachel. Saat ini bahkan ia sedang tidak bekerja dan menumpang hidup pada Lucas. Terpaksa ia harus memasang wajah mengiba pada Lucas meski tanpa ia melakukan hal itu pun Lucas pasti mau menyanggupi biaya operasi untuk Rachel tetapi rasanya ia sungguh sudah tak punya malu kalau tidak memelas pada pria yang sangat baik itu. “Bagaimana keadaannya?” tanya Lucas dan Andrew bersamaan. “Rachel harus di operasi,” jawab Aleah sambil terisak lalu mulai melemparkan mata mengibanya pada Lucas “kau bisa kan?” tanyanya lirih. “Aku tidak keberatan,” jawab Lucas dengan mudahnya. “Operasi apa yang akan dilakukan dokter?” tanya Andrew. Aleah lalu menatap tajam muka Andrew “

