Perbedaan Kasta

1128 Kata

Aleah menelan ludah begitu matanya bertemu dengan Nara. Wanita itu menatapnya dengan ekspresi tak terbaca. Benar-benar kali ini akan tamat riwayatnya. Salahnya sendiri berani berurusan dengan orang-orang berkuasa. Si penjaga yang sedari tadi mencegah Aleah untuk masuk pun menganggukkan kepalanya dengan patuh kemudian membukakan pintu. “Ayo, masuk,” ajak Nara. Sambil menelan ludah Aleah memasuki ruangan itu bersama jantungnya yang berdebar. Ia hanya bisa melangkah mengekor di belakang Nara dan tidak berani berada di sampingnya. Entah kenapa aura wanita paruh baya itu kini terasa lebih dingin dari pertama kali mereka bertemu. Mungkin karena dia tahu ialah penyebab kenapa Rafael bisa sampai di ruangan itu. “Tampaknya kau punya tamu, Rafael,” kata Nara. Rafael menoleh lalu memandangi Alea

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN