Hari ini Kay tidak bisa diantar oleh Gara, entah lah ia juga tidak tau kenapa Gara tidak menjemputnya. Dia tidak memberi kabar sama sekali. "Kay kamu sama siapa yang sekarang berangkat, di antar Gara?" Tanya Rey sambil mengoleskan selai coklat pada roti. Kay menggeleng. "Enggak, kak Gara gak bisa mengantar. Ayah mau kan anterin Kay ke sekolah?" Winda yang melihat intraksi anak dan ayah hanya mendelik, tidak suka. Rey mengangguk. "Iya hari ini kamu ayah anter ya," "IYA!" "Sekarang lanjutin makan nya." "Oke." Rey dan Kay berpamitan pada Winda. "Sayang aku pergi dulu." Ucap Rey sambil mencium puncak kepala Winda. "Iya hati-hati Mas." "Aku pergi dulu, tante." Winda tersenyum kecut. "Iya, hati-hati ya sayang." "Assalamualaikum." "Waalaikumsalam." Setelah melihat Rey dan Kay pergi

