"Bintangnya menunjukkan sesuatu yang menarik." "Apa Yang Mulia tidak ingin mengetahuinya?" Emel bertanya dengan nada penuh bujuk rayu. Suaranya yang lembut seketika membuat Mero heran. Insting Mero menyatakan bahwa Emel mengetahui sebuah fakta yang tidak bisa dimengerti oleh dirinya. Mero melirik. "Apa maksudmu?" "Katakan saja terus terang padaku, Emel." Pria berambut hitam kelam itu tertawa. "Yang Mulia akan menyesal ketika mendengarnya." "Mungkin saja.. ini akan membuat konsentrasi Yang Mulia menjadi terpecah." "Dan saya tak ingin itu terjadi," imbuh Emel membuat wajah tenang. Senyumnya yang mungil ditambah dengan ekspresi mata yang ikut tersenyum membuat dirinya terlihat sejernih air. Semua nampak sangat natural untuk seorang penyihir hebat seperti dirinya. Menunjukkan seberapa

