Menurut Prof. Susilawati Titi Kusumaningrat; ukuran anu-nya laki-laki bisa di lihat dari besar kecilnya jempol kaki mereka. Dan kalimat itu telah bersarang di otak Anay sejak pertama kali di ucapkan secara langsung oleh Prof. Susilawati Titi Kusumaningrat di pojok kantin SMP Nusa Bangsa 01 di jam istirahat. Di bilang percaya juga, tidak. Tapi di bilang tidak, ya tidak juga. Kata-kata itu seolah terekam secara otomatis di otaknya setiap kali berhadapan dengan kaum Adam. Secara fisik, setelah wajah ukuran jempol kaki lah yang paling penting. Otaknya seolah berkata 'itu hanya mitos' tapi jiwa penasarannya seakan-akan berbisik 'nggak ada salahnya juga kalau lihat'. Terjadi pergulatan batin antara malaikat dan iblis, rasa penasaran yang ingin segera membuktikan kebenaran kata-kata sialan itu,

