36. Separuh duniaku pergi.

759 Kata

Anay berusaha mati-matian untuk merias wajahnya, tapi air matanya terus mengalir seolah keran di dalam matanya itu rusak. Susah payah dia juga menahan isakan tangisnya, dia juga sakit hati, kecewa dan sesak karena di tinggalkan begitu saja oleh Argan. Tapi tentu saja, rasa penyesalannya yang paling mendominasi. Dia tahu, inilah resiko yang harus dia tanggung karena secara tidak sengaja dia telah melukai ego laki-laki itu. Membuatnya merasa tidak seberarti itu untuk di jadikan tempat berbagi seperti yang selama ini dia lakukan. Bagi Argan, Anay adalah rumah tempat dia pulang setelah menghadapi hari yang sulit.  Sedangkan bagi Anay, Argan itu...  Semalam laki-laki itu pergi begitu saja setelah mengucapkan kata-kata menyakitkan yang dengan sialannya terus terngiang-ngiang di kepala Anay. Da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN