13

1445 Kata

Sudut Pandang Bianca "Lucy, aku nggak ngerti kenapa kamu muncul di sini, tapi aku udah nggak ada urusan sama kamu. Mending kamu jauh-jauh deh dari aku." "Bianca, kita perlu bicara. Aku tau kamu lagi marah, tapi ini penting," jawabnya. Aku tertawa kecil jelas dia sudah tidak waras. "Loh kamu pikir aku cuma marah? Kata itu bahkan enggak cukup buat jelasin perasaan aku. Aku benci kamu sampai ke tiap sudut jiwaku. Aku enggak mau lihat kamu lagi karena tiap kali ngelihat kamu itu bikin aku muak. Aku enggak peduli apa yang kamu anggap penting itu, karena kamu gak ada artinya buat aku. Aku harap kamu sama Regar dapetin yang kalian pantas dapat, hidup dengan penuh penderitaan. Aku bilang sekali lagi, jangan pernah deketin aku." Ekspresi tenangnya langsung menghilang, dan matanya menyala penuh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN