BAB 49: Teman Hidup

1030 Kata

Satu tahun kemudian di pagi yang cerah. Riko seorang diri menuju rumah Fatin membawa baso buatannya. Hari ini Riko sengaja tidak berjualan karena ingin sekali bertemu Fatin dan makan baso berdua bersamanya. Sejak kecelakaan itu, Fatin tidak lagi mau bertemu dengan Riko. Jadi hari ini Riko akan membujuknya untuk menjadi temannya lagi. "Semoga Fatin masih mau menjadi temanku. Iya teman. Teman hidupku yang menemani hari-hariku dan kita akan menua bersama," ucapnya dalam hati. Riko terus berjalan dan sampai di depan gerbang rumah Fatin. Terlihat dari cela-cela gerbang, Fatin yang sedang asik memainkan laptopnya.  "Wah itu Fatin. Dia sepertinya sedang sibuk menulis, sekarang kan Fatin sudah menjadi penulis," kata Riko sambil memencet bel yang ada di gerbang. Fatin tidak memperdulikan bel ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN