Sampai sekolah. Dini cerita juga kepada Candra. Candra ingin sekali mewujudkan apapun, semua keinginan pujaan hatinya. Dalam benaknya sangat sesak dan menggerutu. Seandainya saja Candra terlahir jadi orang kaya yang banyak uang, pasti apapun akan dia beri untuk Dini. Candra hanya bisa mengelus kepala Dini. Sambil berfikir, bagaimana caranya dapetin uang banyak untuk bonding rambut Dini. Keesokan harinya, Candra membawakan uang dua ratus ribu untuk Dini. Dini heran, Candra dapet uang sebanyak itu dari mana? dari siapa? bukannya dia anak orang tidak mampu? Rupanya, Candra menjual gitar merah maroon kesayangannya itu. Demi membahagiakan Dini. Candra meminta Dini untuk tersenyum dan jangan bersedih lagi. Sebab bahagiamu adalah bahagiaku. Dan sedihmu adalah sedihku. Dini bahgia sekali akhirnya

