BAB 47: Takdir Buruk

1012 Kata

Fatin membuka matanya perlahan dan terkejut melihat dirinya ada di ruang rawat, rumah sakit. Fatin melihat sekeliling dan matanya mulai mencari keberadaan suami dan anaknya. "Ferdi! kamu dimana? Fattah? Ferdi!" teriak Fatin masing berbaring di kasur rawatnya. Suster mendengar teriakan itu dan mulai masuk ruangan. "Tenang bu, anak dan suami ibu ada di ruang sebelah," ucap suster berusaha menenangkan Fatin. "Saya kenapa suster? apa suami dan anak saya baik-baik saja?" kata Fatin sambil mencoba bangun dari tempat tidurnya. Namun Fatin merasa ada yang aneh dengan kakinya, dia tidak merasakan apapun. Kemudian Fatin perlahan membuka selimut yang menutupi kakinya dan dia sangat terkejut melihat kakinya tidak ada. Kakinya harus diamputasi akibat kecelakaan itu. "Suster kaki kanan saya kemana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN