Beberapa bulan kemudian. Riko masih tetap menyimpan surat permintaan maaf dari Tia. Dia berniat akan memberikannya pada Fatin tapi nanti saat waktunya tepat. Sekarang Fatin sedang bahagia dengan suami baru dan kelahiran anak pertamanya, jadi Riko tidak mau merusak kebahagiaan mereka. "Ayo pah kita ke rumah mamah Fatin! Kasih surat permintaan maaf dari mamah Tia. Siapa tahu mamah Fatin mau kembali pada kita," ucap Putri pada papahnya. "Jangan sekarang. Mamah Fatin sudah bahagia dengan suami barunya, papah tidak mau merusak kebahagiaan mereka. Nanti tunggu waktu yang tepat yah! Lagi pula kalau memang mamah Fatin sudah ditakdirkan jadi milik kita, pasti akan kembali. Kamu tidak usah khawatir," kata Riko sambil memeluk Putri yang tampak sedih. Setelah perbincangan singkat itu, Riko mengajak

