Bukan masalah cemburu, tapi harga diri!

1238 Kata

“Aku suka caramu memberi pelajaran pada Amanda” puji Kakek. Aku sangat senang, Mom dan Kakek tidak kecewa padaku, malah merasa bangga padaku. “Caramu elegan sekali” kekeh Mom. “Aku gelap mata karena cemburu” lirihku. “Tidak apa apa, cemburu itu tanda cinta” ucap Kakek. “Kau sangat sabar Zea, jika ada seorang wanita merayu suami Mom didepan mataku, Mom pasti akan langsung menjambak rambutnya” kekeh Mom. “Tadinya sih Zea juga maunya kayak gitu, tapi Zea takut malu maluin Kakek, Mom sama Dave” cicitku. “Lain kali kalo ketemu wanita semacam Amanda, kau boleh langsung menghajarnya saja, tidak usah takut kami malu” ucap Kakek. “Kakek ngomong apa sih?” protes Dave. “Kamu lagi Dave, kok nanggep aja cewek genit kayak gitu” sinis Mom. “Dave cuma basa basi kok Mom, masak iya Dave ngusir dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN