Varro mengantarku pulang ke mansion, karena sepertinya aku tidak akan fokus bekerja jika ke kantor. “Kak Zea, jangan banyak pikiran, istirahat saja, dan bayangkan hal hal yang baik” ucap Varro sebelum aku turun dari mobilnya. “Terima kasih Varro” ucapku sambil memaksakan senyuman di bibirku. Hanya para pelayan yang berada di mansion, Kakek bekerja dan Mom sepertinya pergi ke rumah sakit menemani bunda disana. Aku masuk ke dalam kamar tanpa menghiraukan sapaan dari para pelayan, setelah menutup pintu kamar, aku kembali menangis didalam kamar. ‘Apa tidak cukup Dave menyakitiku selama ini, atau ini adalah cara baru Dave untuk menyakitiku? dimulai dari Amanda, dan sekarang Sherly! Tekadku sudah bulat, aku tidak akan menunggu anak ini lahir untuk bercerai dengan Dave. Aku tidak sesabar is

