“Kiara, apa kau punya waktu malam ini?” tanyaku. “Kenapa Kak?” tanya Kiara. “Temanku melihat Dave dan Sherly di sebuah hotel” ucapku. “Ayo kesana!” ucap Kiara. Kiara memegang erat sabuk pengamannya saat aku menekan pedal gas lebih dalam, aku mengendarai mobil seperti orang yang kesetanan. Aku dan Kiara berlari saat kami tiba di hotel Royal King, Rania bilang dia berada di lantai 7. Rania melambaikan tangannya saat aku dan Kiara sampai di lantai tujuh. “Laki lu di kamar 702” ucap Rania. “Btw, ngapain lu disini?’ tanyaku. “Kan elu yang kemaren nyuruh gue nganalisis strategi marketing sama fasilitas disini” jawab Rania. “Iya juga” kekehku. Aku ingin membuat hotel Duta Prakasa menjadi hotel sebaik Royal King, minggu lalu aku memang menyuruh Rania untuk survey dan mempelajari apa yang

