Kantor pusat Hirawan Grup. “Ze, pak Faisal bilang pak Hirawan memintanya untuk mentransferkan saham pada nyonya Maharani” ucap Rania. “Bagus deh!” ucapku cuek. “Kok lu bisa dengan gampangnya ngeyakinin Hirawan buat transfer sahamnya ke nyonya Maharani sih?” tanya Rania kepo. “Pertama, Hirawan itu bucin sama nyonya Maharani, kedua, Hirawan harus ngambil hati nyonya Maharani biar nyonya Maharani bantuin dia, jadi sekali dayung dua tiga pulau terlampaui” ucapku. “Gilak lu sampe bisa baca dan pengaruhin pikiran pak Hirawan” kekeh Rania. “Lima taun Ran, gue kerja sama dia” cibirku. “Kak Zea, diluar ada ayah, mau ketemu kak Zea katanya” ucap Varro. “Suruh masuk Var, bikinin minum ya sekalian” pintaku. “Pagi, Zea” sapa Om Dika. “Pagi Om” aku balas menyapanya. “Aku mendengar kabar Hiraa

