#10 - Unplanned

1463 Kata

Sambil menyesap air lemon hangatnya, Sofia menatap keluar jendela kantor. Lalu lintas di bawah sana belum terlalu padat. Mungkin karena sudah setengah jam berlalu sejak jam kantor berlangsung atau memang karena kantor sementara ini terletak di pinggir kota Roma. Tanpa sadar Sofia mendongak. Senyum kecut wanita itu langsung tersungging. Langit di atas sana tampak cerah dan sangat menjanjikan akhir hari yang indah. Namun, Sofia tak terlalu senang. Langit biru selalu mengingatkannya pada mata cerah milik Nik. Pria yang sejak beberapa hari terakhir mati-matian dia hindari. Bagaimana tidak, Nik sukses membuat dunia tenang Sofia mendadak terguncang. Hanya perlu satu sentuhan, lalu disusul satu buah ciuman, semua pertahanan Sofia buyar. Dia hanyut akan pesona Nik. Sofia bahkan rela bersembunyi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN