Satu kali pukulan dan Sofia malah ketagihan melakukannya sekali lagi. Sontak dia berlutut di sisi Nik, lalu memukul d**a pria itu. Berkali-kali hingga air matanya yang sejak tadi dia tahan pecah juga. Kesal, marah, dan juga hormon kehamilan yang tidak stabil menghancurkan pertahanan Sofia. “Dasar menyebalkan!” teriak Sofia. Dipukulnya Nik sekali lagi dan super keras, lalu wanita itu ikut tersungkur di atas Nik. Tangisnnya pun juga telah berubah menjadi raungan kencang. Meskipun Sofia mendengar dengan jelas bahwa wanita asing itulah yang memulai ajakan, tapi Nik membawanya ke rumah ini. Jika memang tak akan terjadi sesuatu, Nik pasti tidak akan membawa siapa pun ke rumah pribadinya. Sofia terluka. Kesadarannya yang diambil alih oleh kesedihan, membuat Sofia tidak menyadari bahwa tubuhnya

