Jika detik jam di dunia terus berjalan, bahkan matahari tak pernah absen menyinari bumi, berbeda dengan kehidupan Nik selama kurang lebih seminggu terakhir. Pria itu seperti mayat hidup. Bergerak melakukan aktifitas yang sudah berjadwal, tapi sayangnya tak lagi memiliki keinginan melakukan hal di luar itu. Perlahan Nik memutar kursi kebesarannya. Jendela besar dengan pemandangan kesibukan kota dan langit luas langsung dia temukan. Langit di luar sana terlihat terang, ada bulan dan bintang yang bersinar, sangat jauh berbeda dengan kemarin yang nyaris seharian gerimis. Namun, langit juga terkesan mengejeknya, karena dia terlihat sangat cerah, alih-alih mendung seperti suasana hati Nik. Aku merindukan wanita itu, Tuhan. Nik mendesah napas panjang. Setiap detiknya, kerinduan terhadap Sofia d

