Sepasang anting dan kalung amerthyst, gaun malam hitam terbuka, dan sepatu heels beludru dengan ujung lancip, Evangeline mematut tampilannya malam ini di depan cermin tegak. Kedua manik violetnya bergetar antusias. Ia memoles bibirnya dengan lipstik merah menyala dan menyemprotkan parfum beraroma tajam ke seluruh tubuh. Penampilannya sudah cukup mengundang, jadi tinggal lihat bagaimana reaksi Lucian setelah melihat dirinya malam ini. Evangeline tersenyum dan menyuruh pelayan-pelayan kamar pergi. Tunangannya akan menjemputnya. Makan malam romantis yang selalu diimpi-impikannya, untuk merayakan tepat tiga tahun pertunangan dengan Lucian. Walau di sisi lain Evangeline merasa tidak boleh melakukan ini, terlepas dari masalah di Andasia dan informan yang tak kunjung memberi kabar, Evangeline r

