90. Punishment

1954 Kata

Belakangan ini Duchess Laundrell terlihat tidur di kamar putrinya. Ionna tidak bertanya apapun saat ibunya tiba-tiba muncul dalam gaun tidur dan meletakkan lilin yang menyinari perjalanannya ke meja. Layaknya malam ini. Ibunya bahkan datang dua jam lebih awal setelah acara minum teh pertamanya berhasil. Senyum tipis singgah di bibir tipis wanita itu. Ia berjalan memutari kasur kemudian merebahkan diri di samping Ionna yang sudah bergelut di balik selimut. “Apa kau lelah, Ionna?” tanyanya, bergabung bersama Ionna. Ionna berguling menghadap ibunya, mengangguk sekali. “Sejujurnya, ya, Mama. Merencanakan acara sesederhana itu seperti menguras sebagian energi kehidupan saya.” “Itu karena kau sudah berani menghadapi mereka. Kerja bagus.” Satu hal lagi. Duchess Laundrell dan kata-kata pujian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN