bc

Young Marriage

book_age12+
1.5K
IKUTI
6.0K
BACA
forced
pregnant
brave
dare to love and hate
drama
sweet
campus
chubby
wife
husband
like
intro-logo
Uraian

Karena permintaan terakhir, Aksa Delvin Arion terpaksa menggantikan posisi sang abang yang telah meninggal karena harus menjaga malaikat kecil yang tidak berdosa.

Andhara Kirana Mahestri-perempuan yang menjadi kakak iparnya menyetujui pernikahan itu atas dasar ingin menjaga malaikat kecil yang kelak lahir memiliki seorang ayah.

Bagaimana kisah Aksa dan Andhara membina rumah tangga, di saat Aksa memiliki seorang kekasih?

chap-preview
Pratinjau gratis
Prolog
Hiasan mahkota di hijab putih senada dengan kebaya putih tulang, melekat di tubuh mungil gadis yang sedang duduk menatap cermin kaca rias. Gadis itu termenung mengingat proses ijab qabul yang pernah dia lalui seperti dejavu. Ketukan pintu membuyarkan lamunan sang gadis. Perempuan paruh baya melangkah mendekati gadis itu. "Kamu sangat cantik, sama seperti dulu." Perempuan paruh baya melangkah mendekati sang gadis memegang pundaknya menatap lewat pantulan cermin. "Mama, apa keputusan ini sudah benar? Dara enggak mau, dia membenci Dara karena merusak masa depannya," keluhnya memegang tangan sang Mama. "Andhara, kamu jangan memikirkan hal itu. Kita semua setuju sama keputusan ini, demi kamu dan ...." Tangan Reana—Mama Andhara—turun mengusap perut Andhara. Andhara menunduk menatap tangan Mama Reana, lalu kembali menatap cermin. "Apa Andhara bisa menjadi istri yang baik?" "Kamu bisa, pasti bisa." Andhara menatap cermin kaca rias. Hatinya ragu. Pasalnya, Andhara tahu bagaimana sikap calon suaminya itu. Sejujurnya, Andhara tidak ingin memaksa. Namun, orang tua calon suaminya bersikeras untuk tetap menikahkan Andhara untuk menjaga malaikat yang tidak berdosa di rahimnya. Bulir air hangat menggenang di pelupuk mata ketika mendengar lantunan suara calon suaminya ijab qabul dengan lantang. "Saya terima nikah dan kawinnya Andhara Kirana Mahestri binti Fajri Hermawan dengan seperangkat alat solat di bayar tunai," "Bagimana para saksi? Sah?" "SAH!" "SAAAH!" Mama Reana berucap syukur ketika mendengar lantunan ijab qabul yang di kumandangkan. "Ayo, kita temui suami kamu," ajak Mama Reana menuntun Andhara menemui suaminya. Tamu undangan menatap Andhara yang menundukkan kepalanya ketika berjalan. Andhara takut, jika ada yang berbisik-bisik atau tidak suka padanya. Mama Reana menuntun Andhara duduk di samping suaminya. Pak penghulu menyuruh Andhara menyalami tangan sang suami. Andhara memberanikan diri menatap laki-laki yang telah menjadi suaminya. Andhara tenggelam di iris kehitaman sang suami yang seakan ingin menguliti Andhara hidup-hidup. Andhara terpaku dengan wajah suaminya yang hampir mirip dengan almarhum suaminya. Wajah tampan, hidung bangir, rambut hitam yang di sisir ke samping, menambah daya tarik orang yang melihat. Andhara mengambil tangan sang suami, mengecup punggung tangan suaminya. Sedang, suami Andhara atas lirikan Mama Tyas, suami Andhara mengecup dahi Andhara, hingga Andhara memejamkan mata. Suara pak penghulu membuyarkan khayalan Andhara. Setelah selesai menandatangi berkas nikah, lantunan doa dari Pak penghulu mulai terdengar. Lantunan doa yang di panjatkan, membuat seorang lelaki yang mengikrarkan janji suci itu memejamkan mata lirih. Dia tahu, sejak saat ini statusnya telah berubah. "Alhamdulillah, Aksa, Dara, selamat," ucap Tyas—Mama Aksa tersenyum lebar mendekati Aksa dan Dara. "Selamat ya, Sayang. Maaf, mungkin kami terkesan memaksa kamu—" "Enggak apa Ma, Dara ngerti ke khawatiran kalian," potong Dara menarik seulas senyum. Aksa dan Dara bersalaman dengan para tamu yang datang. Senyum yang tersungging di bibir Aksa, hanyalah sebatas topeng. Andhara tahu, jika Aksa terpaksa menikahinya demi anak yang ada di kandungannya kelak menjadi ayah pengganti dari Arkan—almarhum suaminya. Pernikahan sederhana yang di gelar di rumah Aksa, hanya di hadiri kerabat serta tetangga saja. "Papa bangga sama kamu. Kamu mau menjadi pengganti Arkan," Papa Ardian menepuk pundak Aksa. "Untuk sementara." "Aksa, jangan buat malu," bisik Papa Ardian. "Hmhm." Papa Ardian terkejut tatkala Fajri—Papa Andhara berdehem. Papa Ardian mengubah ekspresi wajahnya. Andhara menoleh menatap Aksa yang berwajah datar. Andhara tahu, jika Aksa terpaksa. Andhara juga tidak ingin menyetujui ide yang berasal dari orang tua dan mertuanya. Namun, pernikahan mereka merupakan amanat dari almarhum Arkan. "Sayang?" panggil Mama Reana mendekati Andhara. Andhara memeluk Mama Reana. Bulir air mata membasahi pipi. "Jangan menangis, ini hari bahagia kamu. Meski bukan orang yang sama, Mama harap kamu bisa bahagia," ungkap Mama Reana menghapus air mata Andhara. "Ma, Dara janji, akan selalu menjaga buah cinta Dara dengan Arkan. Meski saat ini Arkan sudah tenang di alam sana, Dara masih mencintai Arkan," tandasnya mantap. "Iya, sayang, Mama mengerti." Mama Reana mengecup dahi Andhara, lalu tangan Mama Reana menghapus sisa air mata yang membekas di pipi Andhara. "Aksa, saat ini kamu sudah menjadi menantu Papa. Papa minta, kamu jaga Andhara serta menjaga bayi yang di kandung Andhara, seperti anak kamu sendiri," pinta Papa Fajri menepuk pundak Aksa. Papa Fajri dan Papa Ardian pergi meninggalkan Aksa dan Andhara. "Aksa, Mama minta kamu menyayangi Andhara dan bayinya seperti Arkan menyayangi Andhara," pinta Mama Reana memandang Aksa. "Aksa akan menjaga keponakan Aksa, dan Ibunya," balas Aksa dengan wajah datar tanpa ekspresi. "Tenang saja, Rea. Aksa akan menjaga Dara seperti Arkan menjaga Dara," sambung Mama Tytas mendekati Reana. Tytas melototkan mata pada Aksa sebagai peringatan. Aksa mendengkus. Sementara Andhara melirik Aksa sekilas, dan tatapannya beralih pada sang Mama. Mama Reana tersenyum mengusap pundak Aksa. Reana melempar senyum pada Andhara sebelum pergi meninggalkan mereka berdua yang di ikuti Mama Tyas. Seorang perempuan menahan tawa mendekati Aksa dan Andhara. Aksa mendelik sinis pada perempuan itu yang mengucapkan selamat pada Andhara. "Selamat ya, Kak. Semoga jadi keluarga SAMAWA," kata perempuan itu tersenyum memegang tangan Andhara. "Makasih ya, Geara," balas Andhara. Geara yang usil, mencolek Aksa yang terlihat semrawut," pengantin baru, kok cemberut aja? Senang dong, udah halal!" Aksa mendengkus, menyentak tangan Geara yang memberi selamat pada Aksa. "Lo apa-apaan sih, Gea! Pergi sana!" usie Aksa jengkel. Geara, merupakan sepupu Aksa. Geara tahu, pernikahan itu diadakan karena paksaan dari orang tua Aksa yang ingin cucunya kelak memiliki seorang ayah. Geara juga tahu, jika Aksa tidak akan menolak karena orang tua Aksa yang pandai bersilat lidah. Entah bagaimana akhir drama orang tua Aksa, pernikahan ini akhirnya terjadi. "Jutek amat, Bang! Orang baru nikah itu, senyum yang lebar, bukan liatin wajah kecut kayak jeruk purut," cerocos Geara menarik bibir Aksa untuk tersenyum lebar. Aksa semakin jengkel," Geara! Kalau gue enggak mau senyum, jangan dipaksa!" Geara membulatkan bibir," oh, harap maklum ya Kak Dara, Aksa emang suka kasar orangnya. Tapi, dia lembut kok, kalau sama orang yang dia sayang," sindir Geara mengerling sekilas pada Aksa. Andhara hanya menarik seulas senyum tipis. Geara pergi meninggalkan Aksa dan Andhara. Sebelumnya, Geara merecoki mereka dengan meminta foto bareng. Hal ini, tentu saja membuat Aksa semakin jengkel. Aksa dan Andhara terlihat canggung setelah kepergian Geara. Andhara yang berinisiatif membuka percakapan. "A-Aksa, a-aku minta maaf, ka—" "Hanya satu tahun, setelahnya enggak akan ada kata kita." Hati Andhara mencelus. Apakah Aksa sangat membenci dirinya? Apakah dia penghancur masa depan Aksa? Lalu, bagaimana nasib anak yang ada di kandungannya kelak, jika tahu Aksa bukan papa kandungnya? Banyak pertanyaan berkecamuk di pikiran Andhara. Andhara menghapus bulir air matanya cepat dan kembali tersenyum seolah-olah dirinya, baik-baik saja. Berbeda dengan Aksa yang pergi begitu saja meninggalkan Andhara.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Dinikahi Karena Dendam

read
236.7K
bc

Kali kedua

read
222.3K
bc

TERNODA

read
202.3K
bc

Bukan SEX-retaris Simpanan

read
12.0K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
194.6K
bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1.3K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
23.0K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook