“Hari ini lo ada acara, Ra?” tanya Cyra sambil mensejajarkan langkah dengan Akira. Akira menoleh ke arah Cyra sambil menjawab, “Enggak ada.” “Kalau begitu, temenin gue jemput Kak Luthfie. Mau ya, Ra?” pinta Cyra menggoyang-goyangkan lengan kanan Akira manja. Melihat wajah memelas dari Cyra pun membuat Akira meringis tak tega. “Baiklah. Tapi, gue ganti baju dulu. Masa mau jemput masih pakai seragam, kan enggak lucu.” Cyra menggeleng keras, “Sebentar doang, Ra. Lo di sana cuma nemenin gue. Lagi pula kita kan pakai jaket, enggak mungkin kena masalah juga kok.” Sejenak Akira menimang akan perkataan Cyra yang membuat dirinya sedikit goyah. Namun, jauh di lubuk hatinya mengatakan bahwa ini bukanlah hal yang dihalalkan oleh pihak mana pun. Bahkan kakeknya sendiri saja menganjurkan Akira untu

