Bab 95

1460 Kata

Adam baru saja selesai mengerjakan tugas kelompok ketika Ana datang menyambanginya di ruangan Himpunan Mahasiswa. Pemuda itu merupakan salah satu aktifis kampus yang betah tinggal di sekretariat. Di himpunan ia menjabat sebagai sekretaris. "Dam, tuh Tuan Putri nyariin lo!" Pemuda berkacamata berbisik kepada Adam seraya menunjuk ke arah Ana. Adam pun menoleh ke arah Ana yang kini berjalan perlahan mendekat ke arah mereka. Gadis berkulit putih cucu pemilik kampus ini terlihat cantik maksimal karena habis sholat ashar dan bermake up lagi. Penampilannya selalu sempurna sepanjang hari. "Assalamualikum." Ia mengucapkan salam seraya menunjukkan sikap bersahabatnya begitu tiba di ambang pintu. Semua warga kampus tahu akan keramahan Alana Dirgantara yang pandai bergaul dengan berbagai kalangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN