Kabar meninggalnya Engkong Udin langsung tersebar luas di seantero pasar tempat dirinya berjualan. Siapa yang tak mengenalnya. Ia adalah sosok baik hati yang gemar membantu sesama. Ia merupakan idola semua warga pasar, pria tua yang disegani semasa hidupnya. Semua yang mengenalnya datang berduyun-duyun untuk melayat. Rumah kontrakan kecilnya penuh sesak dipadati pelayat. Kebanyakan mereka berdiam di lapang dan teras rumah kontrakan tetangga. Di pinggir jalan pun sudah ramai oleh orang-orang. Engkong Udin sudah seperti tokoh masyarakat dikenal banyak orang. Tak terkecuali Lucky yang langsung datang begitu mendengar kabar duka yang disampaikan oleh Tri melalui pesan WA. Ia ditemani oleh Aki Somad dan Nini Icih yang sengaja dijemputnya dari apartemen. Ia meninggalkan segala kesibukannya de

